Calon Jamaah Diharapkan Memahami Regulasi Terbaru Sebelum Keberangkatan
Pemerintah Arab Saudi kembali melakukan sejumlah penyesuaian sistem dan regulasi untuk penyelenggaraan ibadah umroh musim 1448 Hijriah. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan validasi data jamaah, kualitas pelayanan, serta ketertiban selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Oleh karena itu, seluruh calon jamaah umroh yang akan berangkat pada musim 1448 H diharapkan memahami beberapa aturan terbaru berikut.
1. Visa Umroh Mulai Dibuka
Proses pengajuan visa umroh musim 1448 H telah mulai dibuka sejak 15 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 1 Juni 2026.
Sementara itu, jamaah umroh sudah dapat memasuki wilayah Arab Saudi mulai 1 Muharram 1448 H atau sekitar tanggal 15 Juni 2026.
Dengan dibukanya sistem visa ini, penyelenggara perjalanan umroh dapat mulai memproses keberangkatan jamaah untuk musim yang baru.
2. Data Tiket Pesawat Harus Sesuai dengan Data Hotel
Pada musim umroh 1448 H, pemerintah Arab Saudi menerapkan validasi data yang lebih ketat.
Data penerbangan jamaah harus sesuai dengan:
- Tanggal kedatangan di Arab Saudi
- Hotel yang telah dipesan
- Tanggal check-in hotel
- Tanggal check-out hotel
Selain itu, hotel yang digunakan juga wajib:
- Terdaftar dalam sistem Nusuk
- Mendapat persetujuan dan validasi dari pihak Muassasah
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh data jamaah terintegrasi dengan baik dan mengurangi potensi kendala saat proses kedatangan.
3. Jamaah Akan Menggunakan Kartu Nusuk
Mulai musim 1448 H, seluruh jamaah umroh akan menggunakan Kartu Nusuk sebagai identitas resmi selama berada di Arab Saudi.
Kartu Nusuk berfungsi sebagai:
- Identitas resmi jamaah
- Akses berbagai layanan umroh
- Verifikasi data jamaah
- Pendukung akses ke lokasi-lokasi tertentu yang memerlukan validasi identitas
Sistem ini sebelumnya telah digunakan pada musim haji dan kini diperluas penggunaannya untuk jamaah umroh.
4. Sistem Pendaftaran Raudhah Mengalami Perubahan
Terdapat perubahan pada mekanisme pemesanan kunjungan ke Raudhah di Masjid Nabawi.
Jika pada musim-musim sebelumnya proses pendaftaran banyak dibantu oleh pihak Muassasah, maka pada musim 1448 H proses tersebut akan dilakukan melalui aplikasi Nusuk secara individual.
Setelah visa jamaah terbit, pendaftaran jadwal Raudhah dapat dilakukan dengan cara:
- Login ke aplikasi Nusuk
- Memilih jadwal yang tersedia
- Melakukan reservasi secara mandiri sesuai kuota yang tersedia
Karena kuota Raudhah sangat terbatas, jamaah disarankan untuk melakukan pendaftaran sesegera mungkin setelah visa diterbitkan.
Persiapkan Perjalanan dengan Lebih Baik
Perubahan regulasi ini menunjukkan bahwa sistem penyelenggaraan umroh di Arab Saudi semakin terintegrasi secara digital dan membutuhkan ketelitian dalam proses administrasi.
Karena itu, jamaah diharapkan mempersiapkan dokumen dan data perjalanan dengan lebih cermat agar proses keberangkatan berjalan lancar tanpa kendala.
Komitmen Khalifah Inti Safara
Sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada jamaah, Khalifah Inti Safara akan terus memberikan informasi terbaru terkait regulasi, kebijakan, dan perkembangan sistem umroh di Arab Saudi.
Kami berkomitmen untuk mendampingi jamaah mulai dari proses pendaftaran, pengurusan dokumen, keberangkatan, hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita menuju Baitullah dan memberikan kesempatan untuk menjadi tamu-Nya dalam keadaan terbaik. 🤍🕋
#BismillahPastiUmroh
