Padahal Rukunnya Hanya Beberapa Jam?
Banyak yang bertanya,
“Kalau rukun umroh hanya 2–3 jam, kenapa perjalanannya bisa sampai 9–12 hari?”
Jawabannya sederhana:
Karena umroh bukan hanya tentang rukun, tapi tentang perjalanan hati.
Mari kita bahas satu per satu.
1️⃣ Perjalanan Pulang–Pergi Indonesia – Arab Saudi
Durasi terbang dari Indonesia ke Arab Saudi memakan waktu sekitar 9–12 jam sekali jalan.
Artinya, total waktu tempuh pulang–pergi bisa mencapai ±20 jam atau lebih.
Belum termasuk:
- Proses imigrasi
- Transit dan antrean bandara
- Adaptasi cuaca
- Jet lag dan penyesuaian waktu
Perjalanan panjang ini tentu membutuhkan waktu istirahat dan penyesuaian agar jamaah bisa beribadah dengan optimal.
2️⃣ Rukun Umroh Sebenarnya Berapa Lama?
Secara teknis:
- Thawaf: ± 45–60 menit
- Sa’i: ± 45–60 menit
- Tahallul dan do’a
Normalnya, rukun umroh bisa selesai dalam 2–3 jam.
Namun saat Masjidil Haram padat, waktu bisa lebih lama.
Tapi, apakah umroh hanya sebatas itu?
Tentu tidak.
3️⃣ Ibadah Bukan Hanya Soal Rukun
Jamaah datang bukan hanya untuk “menggugurkan kewajiban”,
melainkan untuk:
- Sholat berkali-kali di Masjidil Haram
- Berlama-lama dzikir dan berdo’a di depan Ka’bah
- Qiyamul lail tanpa diburu waktu
- Menenangkan hati dan memperbaiki diri
Inilah yang membuat umroh bermakna.
Bukan sekadar sah, tapi benar-benar membekas.
4️⃣ Perjalanan Makkah – Madinah
Jarak antara Makkah dan Madinah sekitar ±450 km.
Biasanya ditempuh dengan:
- Bus: ± 5–7 jam
- Kereta cepat: ± 2–3 jam
Perjalanan ini pun menjadi bagian dari rangkaian ibadah.
5️⃣ Madinah Bukan Sekadar Tempat Singgah
Di Madinah, jamaah:
- Sholat di Masjid Nabawi
- Berziarah ke Raudhah
- Mengucapkan salam kepada Rasulullah ﷺ
- Memperbanyak do’a dalam suasana yang tenang dan damai
Biasanya jamaah tinggal 3–4 hari agar ibadah lebih khusyuk dan tidak terburu-buru.
6️⃣ City Tour & Ziarah Sejarah Islam
Beberapa program juga mengajak jamaah mengunjungi tempat bersejarah seperti:
- Jabal Tsur
- Jabal Uhud
- Makam Para Syuhada
- Masjid Quba
- Thaif dan destinasi lainnya
Semua ini bukan wisata biasa,
tetapi perjalanan mengenang jejak perjuangan Rasulullah ﷺ.
Jadi, Kenapa Harus 9–12 Hari?
Karena umroh bukan perjalanan singkat.
Ia adalah perjalanan fisik, mental, dan spiritual.
Waktu 9–12 hari memberi ruang untuk:
- Beradaptasi
- Beribadah dengan tenang
- Merenung
- Pulang dengan hati yang lebih utuh
Sobat KIS,
sekarang sudah lebih terbayang kenapa umroh tidak cukup 1–2 hari saja, bukan?
Semoga Allah segera mengundang kita ke Baitullah.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin 🤍🕋✨
