Sholat-Sholat Sunnah yang Dianjurkan di Tanah Suci

Bagikan Postingan Ini

Panduan Lengkap Sholat Sunnah untuk Jamaah Umroh & Haji Khalifah Inti Safara Bila Tiba di Tanah Suci.

Melaksanakan ibadah di Tanah Suci adalah kesempatan langka yang sangat dinanti oleh setiap muslim. Di tempat yang penuh keberkahan tersebut, setiap amal shalih dilipatgandakan, setiap doa lebih mudah diijabah, dan setiap langkah mengandung pahala besar. Karena itu, selain menjalankan ibadah wajib, jamaah sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah.

Salah satu amalan paling mulia adalah sholat-sholat sunnah. Di Makkah dan Madinah, sholat sunnah memiliki nilai lebih karena dikerjakan di tempat yang paling dicintai Allah: Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Berikut panduan sholat-sholat sunnah yang bisa dikerjakan di Tanah Suci, lengkap dengan niat, latin, arti, dalil, keutamaan, dan tata cara.

1. Sholat Sunnah Tahiyyatul Masjid

Apa itu?

Sholat penyambutan masjid yang dilakukan saat masuk masjid sebelum duduk, sebagai bentuk penghormatan pada rumah Allah.

Di Masjidil Haram, tahiyyatul masjid digantikan oleh thawaf. Karena itu, ketika masuk Masjidil Haram, amalan utamanya adalah langsung thawaf jika kondisi memungkinkan.

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ تَحِيَّةِ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnata taḥiyyatil-masjid rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah tahiyyatul masjid dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dilakukan saat masuk masjid sebelum duduk.
  • Dikerjakan dua rakaat seperti sholat sunnah biasa.
  • Jika iqamah sudah dikumandangkan, maka cukup ikut sholat wajib (sudah menggugurkan tahiyyatul masjid).

Keutamaan

  • Bentuk adab seorang hamba kepada Allah saat memasuki rumah-Nya.

2. Sholat Sunnah Ihram

Apa itu?

Sholat sunnah yang dianjurkan sebelum berniat ihram di miqat.

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الإِحْرَامِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatal-iḥrām rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah ihram dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dilaksanakan 2 rakaat sebelum niat umrah/haji.
  • Setelah salam langsung mengucapkan talbiyah:
    “Labbaik Allahumma ‘Umrah…”

Keutamaan

  • Menenangkan hati sebelum memasuki kondisi ihram.
  • Menjadikan niat lebih fokus dan khusyuk.

3. Sholat Sunnah Tawaf

Apa itu?

Sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan setelah menyelesaikan tawaf, baik tawaf umrah, ifadhah, atau tawaf sunnah.

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الطَّوَافِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatat-tawāf rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah tawaf dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dua rakaat setelah selesai tawaf.
  • Tempat utama: di belakang Maqam Ibrahim.
  • Jika penuh, boleh di area manapun di Masjidil Haram.

Keutamaan

  • Menyempurnakan ibadah tawaf.
  • Mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

4. Sholat Sunnah Dhuha

Apa itu?

Sholat sunnah yang dikerjakan di waktu pagi untuk memohon kelapangan rezeki.

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatad-duhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Waktu: mulai 15 menit setelah matahari terbit hingga sebelum Dzuhur.
  • Minimal 2 rakaat, maksimal 12 rakaat.
  • Dibaca seperti sholat sunnah biasa.

Keutamaan

  • Disebut sebagai sholat “orang-orang yang kembali” (awwabin).
  • Melapangkan rezeki dan menghilangkan kesempitan hati.

5. Sholat Sunnah Tahajjud

Apa itu?

Sholat sunnah di malam hari setelah tidur, khususnya sepertiga malam terakhir.

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatat-tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah Tahajjud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dikerjakan setelah tidur, di akhir malam.
  • Minimal 2 rakaat, tanpa batas maksimal.
  • Dianjurkan memperpanjang sujud dan doa.

Keutamaan

  • Doa mustajab.
  • Menghapus dosa dan meninggikan derajat.
  • Dikerjakan di Tanah Suci → pahalanya berlipat-lipat.

6. Sholat Sunnah Syukur

Apa itu?

Sholat yang dilakukan sebagai bentuk syukur ketika mendapat nikmat atau kabar baik.

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الشُّكْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatasy-syukri rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah syukur dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dikerjakan kapan saja kecuali waktu terlarang.
  • Dua rakaat seperti sholat sunnah biasanya.
  • Setelah salam dianjurkan memuji Allah.

Keutamaan

  • Menambah nikmat dan keberkahan perjalanan ibadah.

7. Sholat Sunnah Taubat

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatat-taubati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • 2 rakaat.
  • Setelah salam → membaca doa taubat & memohon ampun.
  • Dikerjakan setelah menyesali dosa yang dilakukan.

Keutamaan

  • Menghapus dosa-dosa kecil.
  • Menenangkan hati selama perjalanan ibadah.

8. Sholat Sunnah Hajat

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatal-hājati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dikerjakan ketika membutuhkan pertolongan Allah atau memohon sesuatu.
  • Dua rakaat.
  • Setelah selesai, membaca doa hajat.

Keutamaan

  • Memudahkan segala urusan.
  • Sangat dianjurkan bagi jamaah umroh/haji.

9. Sholat Sunnah Istikharah

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatal-istikhārah rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Dilakukan saat bingung menetapkan pilihan.
  • 2 rakaat.
  • Setelah salam → membaca doa istikharah yang diajarkan Nabi.

Keutamaan

  • Allah memudahkan pilihan terbaik bagi hamba-Nya.
  • Menenangkan hati jamaah selama perjalanan.

10. Sholat Qiyamul Lail

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ قِيَامِ اللَّيْلِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnata qiyāmil-layli rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah qiyamul lail dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Sholat malam yang bisa dilakukan sebelum tidur atau setelah tidur.
  • Minimal 2 rakaat.
  • Dapat digabung dengan tahajjud.

Keutamaan

  • Termasuk ibadah paling dicintai Allah.
  • Di Tanah Suci → suasana sangat mendukung kekhusyukan.

11. Sholat Sunnah Witir

Niat (Arab)

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushallī sunnatal-witri rak‘atan lillāhi ta‘ālā.

Arti

“Aku berniat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara

  • Jumlah rakaat ganjil: 1, 3, 5 atau 7.
  • Penutup semua sholat malam.

Keutamaan

  • Rasulullah tidak pernah meninggalkan sholat witir.
  • Menyempurnakan ibadah di malam hari.

Perbanyak Ibadah di Tanah Suci

Tanah Suci adalah tempat di mana amal ibadah dilipatgandakan. Perbanyaklah sholat sunnah, dzikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan doa. Momen berharga ini tidak datang setiap tahun.

Semoga seluruh jamaah Khalifah Inti Safara mendapatkan umrah dan haji yang mabrur dan penuh keberkahan.

Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan pembaruan artikel & info dari Khalifah Inti Safara

Lebih Banyak Artikel & Info Terbaru

Wujudkan Perjalanan Ibadah & Wisata Halal Dunia Anda.

Kami siap membantu merencanakan perjalanan Umroh, Haji dan Wisata Halal yang nyaman, aman, dan penuh keberkahan.

Scroll to Top